dédale
aku tak mau menerka.
semesta punya cara.
Tuhan punya mau.
aku ikut saja.
aku tak mau menerka.
semesta punya cara.
Tuhan punya mau.
aku ikut saja.
Tentang hati yang kembali terluka oleh pisau yang sama bernama penantian, dengan jejak luka sebaris nama yang tak pernah bisa disebut kenangan. Terlalu lama terdiam merekam jejak, melupakan bahwa waktu bukan teman yang baik. Dan kini ia harus membalut luka sendiri ketika lelah harus berjuang untuk yang tak ingin diperjuangkan.
Ini tentang aku
Ini tentang kamu
Ini tentang kita.
Kita yang ternyata hanya bersisian.
Hati yang ternyata tak bersahutan
Inilah yang disajikan semesta. Jalani saja, ujung jalan ini masih terlalu gelap untuk ditebak.
selamat menjadi orang asing kembali, kamu.:)
ps: ada hangat yang mengalir di pipi
Bersembunyi membuat kita melahirkan dunia sendiri. Dunia yang selalu sama, tak berubah; perasaan. Memang, aku telah banyak mengecewakanmu, baik sengaja maupun tidak, namun perasaanmu tidak bergeser, masih pemaaf yang tak pernah tergantikan. Terima kasih! Kau telah menjadi perempuan yang terima…